Senin, 09 Desember 2013

Jalan-Jalan ke Dufan



Saat UTS semester tiga ini mengingatkan aku pada UTS semester lalu, yaitu semester dua tepatnya pada tanggal 13 Mei 2013 yaitu dua hari sebelum UTS berlangsung. Saat itu aku bersama beberapa teman satu kelas 2DA02 jalan-jalan ke Dufan, Ancol.
Kami sepakat untuk berkumpul di Stasiun Cakung pada pukul 06.00 WIB. Dari Stasiun Cakung kami menitipkan sepeda motor kami masing-masing lalu naik metro mini 52 menuju ke halte busway. Selanjutnya perjalanan kami tempuh dengan busway menuju Ancol. Dari halte busway yang ada di Ancol kami tinggal jalan kaki yang jaraknya tidak begitu jauh.
Sesampainya di Dufan, wahana permainan yang pertama kali aku dan beberapa temanku coba adalah histeria.  Kami tak perlu melalui antrian yang panjang dikarenakan saat itu masih pagi (Dufan baru saja dibuka). Wahana permainan hysteria ini sistemnya kita duduk dengan menggunakan sabuk pengaman lalu secara tiba-tiba dengan kecepatan yang sangat tinggi tempat yang kita duduki tersebut ditarik ke atas.Rasanya itu saat kita di atas seperti jantung kita masih tertinggal di bawah dan pastinya hal itu membuat kami menjerit histeris tak terkecuali  aku.
Selanjutnya kami mencoba wahana permainan poci-poci. Wahana permainan ini berbentuk seperti cangkir lalu kita duduk di dalamnya kemudian cangkir ini diputar-putar secara perlahan. Yang aku rasakan awalnya bikin ngantuk tapi lama-lama jadi pusing karena diputar-putar.
Wahana permainan selanjutnya aku mencoba halilintar. Wahana ini seperti kereta-keretaan di mana kita duduk dengan menggunakan sabuk pengaman. Lalu kereta yang kita naikin ini melintas dengan lintasan yang tak biasa yang tentunya dengan kecepatan yang tinggi. Awalnya perlahan naik tinggi ke atas lalu turun kemudian naik lagi dan melintasi lintasi melingkar ke bawah jadi sepintas posisi kepala kita ada di bawah dan kaki kita di atas. Pokoknya wahana ini sangat memacu adrenalin. Dengan kecepatan yang sangat tinggi itu aku sempat membuka mata dan aku melihat bawah ketika keretaan nya itu melintasi dengan posisi terbalik tak seperti biasanya.

Aku berhenti sejenak untuk mengatur jantungku yang perasaan dari tadi dipacu keras untuk mencoba beberapa wahana permainan yang ada di sini.  Sebagian temanku ada yang tetap melanjutkan mencoba wahana permainan yang lain.
Selanjutnya kami semua mencoba wahana arung jeram. Menurutku ini wahana yang asyik meskipun bajuku harus basah. Kemudian wahana yang tak kalah serunya adalah Niagara Gara. Wahana ini seperti kita naik ke sebuah perahu yang mengalir di sungai kemudian di sepanjang sungai  tersebut terdapat pemandangan seperti baju-baju kuno, tembakan, dan kuda-kudaan lalu kita naik ke atas dan turun bagaikan kita terjun pada sebuah air terjun.
Wahana yang terakhir aku naiki adalah bianglala. Dengan wahana ini kita dapat melihat pemandangan Ancol dari atas, terlihat semua permainan yang ada di Dufan dan juga Pantai Ancol.
Yaah, hari itu merupakan hari yang mmenyenangkan bagiku apalagi jalan-jalan bersama teman-teman satu kelas 2DA02. Lelah tak begitu terasa bagiku karena hari itu begitu menyenangkan.

Rabu, 13 November 2013

Cara Kerja Content dalam Menyimpan Data yang Kita Unggah



Semakin berkembangnya teknologi saat ini menuntut kita untuk mengikuti perkembangannya disertai dengan menguasai keterampilan untuk menggunakannya. Banyak orang dapat menggunakan/mengoperasikan berbagai aplikasi tetapi kebanyakan dari mereka tidak mengetahui cara kerjanya, seperti cara kerja content dalam menyimpan data yang mereka unggah. Untuk itu, di sini saya mencoba untuk menjelaskan bagaimana cara kerjanya.
            Sebelumnya, kita bahas dulu mengenai cara kerja internet. Internet merupakan jaringan komputer global di mana setiap computer yang terhubung dengan internet harus memiliki alamat unik yang disebut IP Address. Dalam sebuah prose pengiriman paket data, sebuah computer pengguna (client computer) harus terlebih dahulu terhubung dengan server agar dapat terhubung dengan jaringan internet. Yang menghubungkan computer pengguna ini dengan server adalah protokol.
Lalu, bagaimana cara komputer berkomunikasi dengan komputer lain? Caranya, misal kita dengan IP Address 1.2.1.2 ingin mengirimkan pesan yang berisi “Hay, apa kabar?” ke computer lain dengan IP Address 3.4.3.4 . Di sini akan terjadi beberapa tahapan dalam protokol TCP/IP di mana tahapan-tahapan itu akan melalui 4 lapisan dalam protokol TCP/IP, yaitu Application Layer, TCP Layer, IP Layer, dan Hardware. Pertama pesan yang kita kirim akan memuali perjalan di Application Layer menuju ke TCP Layer. Paket pesan ini akan diberi nomor port. Setelah itu paket menuju ke IP Layer di mana di sini paket akan menerima alamat tujuan (seperti yang dicontohkan yaitu 3.4.3.4). Paket telah siap untuk dikirim melalui keneksi internet, sedangkan Hardware Layer ini akan mengubah pesan yang tadinya berupa teks abjad menjadi sinyal elektronik. Kemudian router ISP akan memeriksa alamat tujuan dan menentukan IP yang menjadi target. Lalu paket pesan ini akan sampai pada lapisan Application Layer dengan bentuk aslinya yaitu “Hay, apa kabar?” dengan sebelumnya diubah dengan mempergunakan system DNS (Domain Name Server).
Kemudian kita bahas mengenai mesin pencari (Search Engine) yang mengumpulkan informasi yang tersedia secara otomatis yang bekerja dengan cara menyimpan menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.
Komponen utama yang berkaitan dengan proses penyimpanan data adalah Indexing System karena Indexing system ini memiliki tugas untuk menganalisa halaman web yang telah tersimpan sebelumnya dengan cara mengindeks setiap kemungkinan term yang terdapat di dalamnnya. Data term yang ditemukan disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Indexing system mengumpulkan, memilah dan menyimpan data untuk memberikan kemudahan dalam pengaksesan informasi secara tepat dan akurat. Proses pengolahan halaman web agar dapat digunakan untuk proses pencarian berikutnya dinakamakan web indexing.
Berikut merupakan beberapa situs pemyimpanan data secara online dengan kapasitas
yang cukup besar dan gratis:
1.      Googler Drive
Google Drive adalah layanan pemyimpanan data dari Google, layanan ini merupakan ekstensi dari Google Docs yang mana Google Drive lebih lengkap dan kapasitas yang lebih besar. Google Drive memberikan layanan pemyimpanan gratis hingga 15 GB dan dapat ditambahkan dengan pembayaran tetentu. Disini kita bisa menyimpan data hingga 30 jenis  file mulai dari data/file pdf, ppt, doc,foto, photoshop, video dll.
2.      Sky Drive
SkyDrive adalah layanan pemyimpanan data secara online milik Microsoft, Inc. kyDrive juga menghadirkan fitur editor via web untuk file documen, sehingga file (Excell, Powerpoint, Doc, dan OneNote) dapat kita edit langsung di SkyDrive.
3.      www.dropbox.com
DropBox adalah layanan penyedia data bebasis web yang dioperasikan oleh DropBox, Inc. DropBox menyediakan kapasitas 2GB secara gratis dan dapat di tambahkan bagi pengguna premium.
4.      4shared
4shared adalah layanan pemyimpanan data/berkas dalam jaringan yang bersal dari Ukraina. Kita dapat mengunggah data ke 4shared dengan kapasitas hingga 15GB dengan memverifikasi akun email, dan bagi pengguna premium diberikan kapasitas hingga 100GB. Berkas yang kita unduh akan tersimpan selama 30 hari setelah pengunggahan atau pengunduhan terakhir setelah itu akan terhapus dengan sendirinya. Namun untuk pengguna premium tidak ada batasan waktu dalam menyimpan berkas.
Itulah tadi penjelasannya. Semoga bermanfaat. :)

Sumber:

Rabu, 25 September 2013

Basis Data



BASIS DATA
Basis Data merupakan suatu kumpulan fakta/informasi ( sebagai induk data atau sumber data) dalam suatu organisasi yang terurairaikan dalam suatu hubungan yang teratur dan logis serta terkontrol kerangkapan datanya di mana data tersebut dapat dibutuhkan atau dicari dengan cepat oleh organisasi tersebut (di mana organisasi ini sebagai pihak yang berkepentingan atau yang membutuhkan data tersebut).
Data ini memiliki 3 elemen, yaitu: field, record, dan file.
Contoh dari Basis Data ini adalah data penjualan suatu toko di mana dalam data tersebut termuat informasi mengenai nama barang, kode barang, nama pemesan, jumlah pemesanan, tanggal pemesanan, dan tanggal pembayaran.